Tiga Pimpinan INSTIDLA Hadiri RAKERNAS I APTISI 2026, Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi Swasta Menuju Indonesia Emas 2045

Humas
24 Aug 2026
Tiga Pimpinan INSTIDLA Hadiri RAKERNAS I APTISI 2026, Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi Swasta Menuju Indonesia Emas 2045
Bandar Lampung, 24 Agustus 2026 — Institut Teknologi dan Bisnis Diniyyah Lampung (INSTIDLA) turut mengambil bagian dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) I Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Provinsi Lampung pada 22–23 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, INSTIDLA diwakili oleh tiga pimpinan perguruan tinggi, yakni Wakil Rektor I, Ibu Sevi Andriasari, S.Kom., M.Kom.; Wakil Rektor II, Bapak Ariyanto, S.H.I., M.Pd.; serta Wakil Rektor III, Bapak Moh. Fakhrurozi, Ph.D.

RAKERNAS I APTISI 2026 mengangkat tema “Dari Sai Bumi Ruwa Jurai untuk Indonesia Emas 2045: Penguatan Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta yang Mandiri, Inovatif, Kolaboratif, dan Berdampak.” Forum nasional tersebut menjadi ruang strategis bagi perguruan tinggi swasta dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat sinergi, melakukan evaluasi program kerja, merumuskan kebijakan organisasi, serta menyusun langkah strategis bagi pengembangan pendidikan tinggi swasta di Indonesia.

Pelaksanaan RAKERNAS berlangsung selama tiga hari. Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Pendopo/Mahan Agung Gubernur Lampung dan dilanjutkan pada Minggu, 23 Agustus 2026 di Ballroom Diamond Lantai 5 Hotel Grand Mercure Bandar Lampung.

Salah satu momentum penting dalam rangkaian RAKERNAS I APTISI 2026 adalah penguatan kepengurusan APTISI Wilayah Lampung. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., ditetapkan sebagai Dewan Pembina APTISI Lampung, sementara Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc. resmi memimpin APTISI Lampung untuk periode 2026–2031. Pelantikan kepengurusan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum APTISI, Prof. Muhammad Budi Djatmiko.

Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat peran APTISI sebagai wadah bersama perguruan tinggi swasta dalam menghadapi berbagai dinamika pendidikan tinggi. Kehadiran unsur pemerintah daerah bersama pimpinan perguruan tinggi swasta diharapkan mampu membuka ruang koordinasi dan kolaborasi yang semakin luas dalam menjawab tantangan pendidikan, peningkatan mutu sumber daya manusia, serta pembangunan daerah.

Bagi INSTIDLA, keikutsertaan dalam RAKERNAS I APTISI 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat jejaring kelembagaan dengan berbagai perguruan tinggi swasta di Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang untuk memahami perkembangan kebijakan pendidikan tinggi, bertukar gagasan, serta melihat berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.

Wakil Rektor I INSTIDLA, Sevi Andriasari, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa keberadaan APTISI memiliki posisi penting bagi keberlangsungan dan penguatan perguruan tinggi swasta di Indonesia.

“APTISI merupakan induk dari perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia. Dengan keterbatasan dan tanpa subsidi pemerintah, namun kami harus tetap berdiri tegak untuk mencerdaskan anak bangsa dan demi keberlangsungan cita-cita anak Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan tersebut justru harus menjadi energi untuk memperkuat kebersamaan antarperguruan tinggi swasta.

“Semoga kami bisa terus bersinergi, berkolaborasi, dan berdampak menuju Indonesia Emas 2045,” lanjut Sevi.

Semangat tersebut sejalan dengan tujuan RAKERNAS I APTISI 2026 yang memang diarahkan untuk memperkuat peran strategis perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan nasional. Dalam undangan resmi kegiatan disebutkan bahwa forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi serta pendidikan tinggi swasta di Indonesia.

Bagi INSTIDLA, sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas institusi, memperluas jejaring kerja sama, dan memastikan pendidikan tinggi yang diselenggarakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.

Keikutsertaan tiga Wakil Rektor INSTIDLA dalam RAKERNAS I APTISI 2026 sekaligus menjadi representasi komitmen institusi untuk terus hadir dalam ruang-ruang strategis pendidikan tinggi. INSTIDLA berharap berbagai gagasan dan jejaring yang diperoleh dari forum nasional tersebut dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata dalam pengembangan akademik, kelembagaan, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa.

Dengan semangat mandiri, inovatif, kolaboratif, dan berdampak, INSTIDLA akan terus mengambil bagian dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi swasta yang semakin kuat dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Bagikan Berita

Kontak & Informasi